Planned Maintenance System (PMS)
Platform pemeliharaan kapal end-to-end yang mengintegrasikan Taskjob Management, Condition-Based Monitoring, Inventaris Suku Cadang, dan Crew Management dalam satu ekosistem digital â memastikan kepatuhan regulasi maritim, meminimalkan downtime, dan mengoptimalkan siklus hidup seluruh armada Anda.
Planned Maintenance System (PMS)
Planned Maintenance System (PMS) kami adalah platform maritim komprehensif yang mendigitalkan seluruh siklus pemeliharaan kapal â mulai dari penjadwalan taskjob preventive, corrective, dan survey, hingga pemantauan kondisi mesin secara real-time menggunakan Condition-Based Monitoring (CBM). Dirancang khusus untuk industri maritim, sistem ini membantu Chief Engineer dan Superintendent memastikan setiap unit, komponen, dan part dalam hierarki aset kapal terpelihara sesuai standar ISM Code dan klasifikasi.
Dengan dashboard terpusat, setiap stakeholder â dari kapal hingga kantor pusat â mengakses data running hours, riwayat maintenance, stok suku cadang, dan status crew dalam satu Single Source of Truth (SSoT). Sistem alert otomatis memperingatkan jadwal overdue, stok kritis (Warning Stock), dan reservasi material yang terlalu lama (Prolonged Material Reservations), sehingga tidak ada lagi pekerjaan pemeliharaan yang terlewat atau terlambat.
Mulai Sekarang
Hubungi tim kami untuk demo langsung sistem PMS dan lihat bagaimana platform ini dapat merevolusi cara Anda mengelola pemeliharaan seluruh armada kapal.
Taskjob & Work Order Management
Kelola seluruh siklus maintenance dari penjadwalan hingga penyelesaian. Sistem mendukung tiga tipe taskjob â Preventive, Corrective, dan Survey â dengan pelacakan completion multi-step, interval hours, due date, dan penugasan personel secara granular per unit, komponen, dan part.
Condition-Based Monitoring (CBM)
Pantau kondisi mesin kritis secara real-time melalui dashboard Important Units. Lacak Running Hours dengan progress bar visual (misal: 204.015 / 500.000 jam), level Vibrasi, dan Ampere â dengan dukungan klasifikasi Automatic vs Manual dan status konektivitas perangkat.
Inventaris & Spare Parts Management
Kelola ribuan item suku cadang dengan detail teknis lengkap â Part Number, Maker, Linked Equipment, Interval Hour, dan Maximum Hour in Calendar. Sistem otomatis menandai status Safe Stock vs Warning Stock dan mendukung kategorisasi New Stock, Used Stock, dan Consumables.
Crew Management & Compliance
Pantau roster crew dengan status Sign On/Sign Off, posisi jabatan, periode kontrak, dan riwayat pengalaman. Modul terintegrasi untuk Crew Info, Experience, History, Education, Medical Record, dan Certification memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi maritim.
Alert & Notifikasi Cerdas
Sistem peringatan proaktif yang mencakup Maintenance Alert untuk taskjob overdue di seluruh armada, Prolonged Material Reservations yang mendeteksi material pending lebih dari 3 hari, serta notifikasi stok kritis dan jadwal jatuh tempo â memastikan zero missed maintenance.
Hierarki Aset & Klasifikasi Survey
Visualisasikan seluruh struktur aset kapal dalam hierarki Unit â Komponen â Part yang intuitif. Terintegrasi dengan modul Class untuk pelacakan Survey Status, CMS, dan sertifikasi kelas kapal â memastikan kesiapan audit dan kepatuhan penuh terhadap badan klasifikasi.
PMS Kapal Adalah Sistem Pemeliharaan Terjadwal untuk Armada Maritim
Planned Maintenance System (PMS) kapal adalah sistem perangkat lunak yang menjadwalkan, mendokumentasikan, dan melacak seluruh aktivitas pemeliharaan rutin armada kapal â mulai dari overhaul mesin utama, inspeksi safety equipment, lubrikasi auxiliary engine, sampai survei klas (BKI, ABS, DNV, Lloyd's Register). PMS kapal wajib dijalankan oleh setiap perusahaan pelayaran yang ingin memenuhi ISM Code (International Safety Management) dan menjaga sertifikasi kelaikan kapal.
Tanpa PMS, perusahaan pelayaran rentan terhadap: off-hire karena breakdown mendadak (potensi rugi $5,000â$50,000/hari per kapal), port state control detention akibat dokumentasi maintenance tidak lengkap, dan premium asuransi P&I/H&M yang lebih mahal karena risk profile lebih tinggi.
Komponen Utama PMS Kapal
-
â
Equipment Register: database lengkap setiap peralatan kapal (main engine, generator, pump, crane) dengan running hours counter, OEM manual, dan riwayat servis.
-
â
Job Scheduling: trigger maintenance otomatis berbasis running hours (e.g., overhaul tiap 6,000 jam), calendar (e.g., bulanan), atau condition-based (vibration/oil analysis).
-
â
Work Order Management: alokasi tugas ke chief engineer, second engineer, atau electrician dengan checklist + photo documentation.
-
â
Spare Parts Inventory: stock onboard + warehouse darat, integrasi dengan procurement, auto-trigger PO kalau minimum stock tercapai.
-
â
Class Survey Compliance: reminder otomatis untuk inspeksi BKI/ABS/DNV/LR, dengan history dokumentasi siap audit.
-
â
Offline Sync: wajib untuk kapal yang sering di mid-ocean tanpa internet. PMS Automata sync otomatis saat kapal masuk port atau pakai VSAT.
PMS Kapal vs PMS Industrial vs PMS Manufaktur
Meskipun konsep dasar sama (preventive scheduling), PMS kapal punya konteks unik: regulasi internasional (ISM, SOLAS, MARPOL), survei klas wajib, mobility (kapal tidak diam di satu tempat), connectivity terbatas saat berlayar, dan failure cost jauh lebih tinggi (kapal breakdown di tengah laut = berbahaya jiwa + lingkungan). PMS Automata didesain spesifik untuk konteks maritim ini â bukan adaptasi dari PMS pabrik.
Pertanyaan Umum tentang PMS Kapal
PMS kapal wajib untuk semua jenis kapal?
PMS wajib untuk kapal di atas 500 GT (ISM Code applicable) dan untuk semua kapal yang punya klas dari BKI/ABS/DNV/LR. Kapal kecil tetap disarankan untuk mengurangi off-hire risk meski tidak wajib regulasi.
Apakah PMS Automata bisa offline saat kapal berlayar?
Ya. Architecture offline-first dengan SQLite local + sync ke server pusat saat connectivity tersedia (port Wi-Fi, VSAT, atau GSM near-coast). Conflict resolution otomatis untuk perubahan paralel di darat dan kapal.
Integrasi dengan vendor PMS klas (BKI, ABS, DNV)?
Bisa export laporan dalam format yang diakui surveyor klas. Untuk integrasi langsung ke API klas (DNV Veracity, ABS Wavesight), dibuatkan custom connector sesuai kebutuhan armada.
Berapa lama implementasi PMS untuk armada 10+ kapal?
Tipikal 3-5 bulan: 1 bulan data migration (equipment register, riwayat servis), 1-2 bulan pilot di 1-2 kapal, sisanya rollout ke armada penuh + training crew.